.:: Selamat Datang di Website Suryono Ekotama ::.
Friday, 08 Dec 2017
Bagaimana Agar Panggilan Kerja Datang Kepada Saya?
Novita Kurniastining Wulan
Selamat Malam Bapak Eko. Semoga bapak sehat selalu. Mohon maaf menggangu waktu bapak. Saya mau bertanya, saya ingin mendapat panggilan kerja dari Bank BTN. Rencananya, Saya akan mengirimkan lamaran ke bank tersebut. Saya mempunyai pengalaman sebagai
Konsultasi Ekotama
Tuesday, 25 Jul 2017
INTEGRITAS
INTEGRITAS Apakah Anda pernah mengalami kejadian seperti ini? 1.Ada karyawan yang bertabiat buruk, selalu terlambat masuk kantor, mengantuk (sesekali hingga tertidur) di kantor, malas-malasan pada jam kerja, bahkan menggunakan jam kerja untuk melak
Pengunjung Saat ini: 5
Total Pengunjung: 892729

Artikel Sosial Politik :: Ekotama


Sunday, 31 Aug 2014
ANTRI BBM...?!?

ANTRI BBM...?!?

Aku geram melihat antrian kendaraan bermotor mencari "minum" di SPBU. Kepalaku panas karena terjebak kemacetan ditengah panas terik musim kemarau setiap melewati SPBU yang sekarang makin rapat saja jaraknya disetiap lajur jalan. Tapi kegeramanku itu bukan kutujukan kepada rakyat yang sedang mengantri BBM itu, tapi kutujukan kepada pemerintah yang tidak becus ngurus rakyat. Baru saja rakyat dibikin cemas gara-gara Pemilu yang baru lalu, kemudian dininabobokan dengan perayaan kemerdekaan yang kosong melompong, setelah itu langsung dijadikan kambing hitam sebagai penyebab langkanya BBM:

  1. Rakyat dituduh telah menghabiskan kuota BBM sebelum waktunya.
  2. Rakyat dituduh menggunakan BBM bersubsidi yang bukan haknya.
  3. Rakyat dituduh melakukan "panic buying" karena pembatasan BBM bersubsidi.
  4. Rakyat dituduh sebagai konsumen yang "manja" oleh Pertamina. 

[more...]


Saturday, 02 Aug 2014
KEKAYAAN SEMU

KEKAYAAN SEMU

Pada musim Lebaran 2014 ini ada dua orang temanku yang keheranan dengan gaya hidup para pemudik (orang udik). Yang pertama, temanku yang rumahnya di desa. Tetangganya banyak yang pulang kampung membawa mobil. Tentunya mobil plat Jakarta. Ia bercerita, bahwa mobil-mobil itu ketika malam tiba berbunyi sendiri saling bersahutan. Ia merasa terganggu sekali. Usut punya usut ternyata para pemudik yang membawa mobil itu sengaja membunyikan alarm untuk menarik perhatian para tetangganya. Alarm yang berbunyi belasan detik itu tidak segera dimatikan. Jadilah para tetangga mau tidak mau menengok mobil siapa yang berbunyi itu. Aku tertawa mendengar ceritanya. Kubilang kepada temanku itu, itulah gaya hidup orang kota yang kampungan. Temanku ikut tertawa meskipun dalam hatinya ia masih jengkel, terganggu dengan musik alarm mobil yang sama sekali tidak merdu itu. [more...]


Thursday, 01 May 2014
KISAH PELANCONG

KISAH PELANCONG

Tahukah kalian, bangsa Indonesia makin besar, tetapi kualitas kebangsaan dan nasionalismenya makin mengecil? Aku sangat sedih melihat kenyataan ini. Kisah-kisah yang akan kuungkapkan berikut ini adalah sedikit bukti yang menunjukkan bahwa bangsa kita jauh dari berdikari.

KISAH MRT
Temanku pulang dari melancong Singapura. Dengan bangganya dia cerita bahwa naik MRT di Singapura itu enak sekali, tidak seperti di Indonesia. Aku dengarkan semua cerita itu secermat-cermatnya. Setelah ia bercerita berapi-api, aku bertanya sambil tersenyum, "Pernahkah kamu naik KRL atau KRD di Indonesia?"
Temanku terperanjat. Ia terdiam. Kepalanya menggeleng. Kemudian aku berkata, "Kalau begitu, kenapa kau bilang naik MRT lebih enak daripada naik kereta komuter di Indonesia?"
Temanku itu wajahnya seketika merah padam. Tapi mulutnya kemudian terdiam. Semoga terdiam selamanya. [more...]


Wednesday, 26 Feb 2014
PEMILIHAN LANGSUNG

PEMILIHAN LANGSUNG

Pada saat aku menulis artikel "Presiden Dipilih Langsung" tahun 1997 yang lalu di sebuah harian Yogyakarta, tidak pernah kubayangkan hasilnya akan seperti ini. Bukan pemilu seperti sekarang ini yang kubayangkan dulu. Mungkin yang terjadi saat ini adalah hasil dari konsep reformasi. Aku dari dulu tidak setuju reformasi. Bagiku lebih masuk akal revolusi. Indonesia adalah sebuah bangsa yang berbeda dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Tidak bisa mengadopsi konsep reformasi ala barat. Orang Indonesia harus dipaksa untuk berubah, meskipun pemaksaan itu dilakukan dengan damai. Indonesia membutuhkan perubahan cepat.


[more...]


Wednesday, 06 Nov 2013
CARA GAMPANG MENATA PASAR

CARA GAMPANG MENATA PASAR

 

Aku menulis artikel ini karena aku adalah pengunjung tetap pasar tradisional sejak aku lahir sampai usiaku hampir kepala empat sekarang. Nenekku adalah pedagang pasar tradisional, sejak balita aku sudah diajak menetap di pasar. Ketika aku duduk di bangku SD sampai SMA, aku selalu membantu ibuku belanja di pasar tradisional. Ibuku hanya seorang PNS yang gajinya pas-pasan (jaman Soeharto dulu), sehingga supaya gaji cukup untuk hidup sebulan, mau tidak mau harus belanja barang kebutuhan ke pasar tradisional. Setelah itu, sejak kuliah aku harus mandiri. Uang saku pas-pasan membuat aku harus berburu barang kebutuhan ke pasar. Sampai dengan saat ini, ketika aku sudah menjadi "pengusaha" pun aku masih rutin naik motor ke pasar tradisional untuk mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari. Rumahku hanya berjarak 700 meter dari pasar tradisional.

[more...]


Monday, 17 Sep 2012
LEBARAN ATAU PEMBANTAIAN?

LEBARAN ATAU PEMBANTAIAN?

 

Jika Lebaran tiba, orang lain mungkin bergembira. Tapi sungguh aku berduka cita sedalam-dalamnya. Bukan Lebarannya yang membuatku berduka cita, tapi ekses negatifnya yang diciptakan manusia dengan sifat kemanusiaannya yang paling dasar : ego - serakah - konsumtif - bodoh. Setidaknya ada beberapa alasan kuat yang membuatku berduka cita seperti ini dan semoga kalian dapat memahami dengan logika yang paling sederhana.

[more...]


1

Thursday, 15 Sep 2016

MEMPERINGATI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA, LAUNCHING BUKU BARU
RAHASIA MUDAH MENDAPATKAN PEKERJAAN

 

SURYONO EKOTAMA sering berkata pedas soal cara bangsa Indonesia memperingati hari kemerdekaannya. Mulai dari libur (tidak produktif), sampai lomba-lomba konyol yang tidak mendidik (balap karung, panjat pinang, makan kerupuk, dan sebagainya). Menurutnya, sebagai bangsa yang merdeka, seharusnya bangsa Indonesia mampu memperingati hari kemerdekaannya dengan cara yang lebih bermakna, misalnya lomba matematika, lomba fisika, lomba teknologi tepat guna, lomba disain baju, dan sebagainya yang menunjukkan kualitas manusia Indonesia yang sebenarnya.

Thursday, 21 Apr 2016

ULTAH KE-39, LAUNCHING BUKU


DATANG BAWA LAMARAN, PULANG BAWA SAHAM

 

Komitmen Suryono Ekotama untuk turut serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia betul-betul dibuktikan dengan karya nyata. Sepanjang tahun 2015, ia menerbitkan empat judul buku bertema peningkatan kualitas sumber daya manusia, yakni TRIK JITU JUAL DIRI (Gramedia Pustaka Utama), SUKSES MENEMBUS SELEKSI KARYAWAN (Gramedia Pustaka Utama), RAHASIA SUKSES SELEKSI WAWANCARA (Gramedia Pustaka Utama); CARA GAMPANG MENGUBAH KARYAWAN MENJADI ASET (Elex Media Komputindo).

Thursday, 05 Nov 2015

HARI SUMPAH PEMUDA, LAUNCHING BUKU

"CARA GAMPANG MENGUBAH KARYAWAN MENJADI ASET"

Hari Sumpah Pemuda diperingati sebagai kebangkitan pemuda pemudi Indonesia dan jiwa nasionalismenya. Pertanyaannya, apa yang sudah kita lakukan untuk memperingati hari sumpah pemuda ini untuk kemajuan bangsa Indonesia?

Banyak pemuda dan pemudi justru galau memperingati hari sumpah pemuda. Sudah sumpah pemudanya tidak hapal, tidak pula ada karya nyata yang disumbangkan untuk memajukan bangsa. Namun berbeda dengan Suryono Ekotama. Seperti biasanya, penulis yang masih mengklaim dirinya muda usia ini memperingati hari sumpah pemuda dengan karya nyata. Ia menerbitkan buku baru untuk memperbaiki kualitas bangsa Indonesia bersama Penerbit Elex Media Komputindo (Jakarta) berjudul CARA GAMPANG MENGUBAH KARYAWAN MENJADI ASET YANG PRODUKTIF DAN MENGUNTUNGKAN. Buku ini adalah buku ke-20 dari serial buku bisnis praktis yang diterbitkan oleh Suryono Ekotama.

Copyright 2009 - 2017 :: ekotama. All Rights Reserved.