.:: Selamat Datang di Website Suryono Ekotama ::.
Thursday, 02 May 2019
Permohonan Sharing Knowledge
Muhammad Alfis Budi Sanjaya
Selamat Sore Apakah memungkinkan, kami mengundang Bapak untuk melakukan Sharing Knowledge di Perusahaan? Terima kasih Best Regards Muhammad Alfis
Konsultasi Ekotama
Tuesday, 25 Jul 2017
INTEGRITAS
INTEGRITAS Apakah Anda pernah mengalami kejadian seperti ini? 1.Ada karyawan yang bertabiat buruk, selalu terlambat masuk kantor, mengantuk (sesekali hingga tertidur) di kantor, malas-malasan pada jam kerja, bahkan menggunakan jam kerja untuk melak
Pengunjung Saat ini: 3
Total Pengunjung: 1243158

"Apakah EKOTAMA CONSULTING itu?"

Ekotama Consulting adalah nama usaha jasa konsultasi legal dan usaha yang didirikan oleh Suryono Ekotama pada tahun 1999. Dalam perjalanannya, usaha jasa ini mengalami pasang surut dalam rangka menemukan bentuk idealnya seperti saat ini. Awalnya Ekotama Consulting menangani jasa konsultasi hukum biasa. Harapannya adalah dapat membantu masyarakat dalam memahami hukum dan menyelesaikan masalah hukum, khususnya untuk menghindari mafia peradilan.

Namun dalam perkembangannya, bidang usaha ini dirasa terlalu luas mengingat hukum di Indonesia mengatur seluruh aspek kehidupan bangsa Indonesia. Dengan pertimbangan supaya lebih profesional dan supaya lebih fokus menangani klien, maka Suryono Ekotama melakukan spesialisasi. Bidang yang dipilih adalah konsultasi legal korporat. Namun karena legal korporat erat sekali kaitannya dengan manajemen usaha, maka bidang usaha Ekotama Consulting menjadi konsultasi legal korporat dan manajemen usaha. Tentu saja manajemen usaha yang dimaksud disini adalah manajemen yang berkaitan dengan legal.

Sampai disini, pertumbuhan usaha ini belum selesai. Bidang konsultasi legal korporat dan manajemen usaha ternyata juga sangat luas. Padahal bisnis itu seribu satu macam jenisnya dan semuanya diatur oleh peraturan sendiri-sendiri. Untuk kedua kalinya Suryono Ekotama melakukan spesialisasi bidang usaha ini. Ia memilih bidang bisnis franchise sebagai spesialisasinya, dengan pertimbangan bahwa sistem franchise dapat dipergunakan untuk membesarkan usaha di Indonesia secara cepat dan tepat sasaran. Tentu ini sangat mendukung visinya untuk menjadikan bisnis sebagai salah satu karya yang bermanfaat bagi orang banyak dan misinya menjadikan bangsa Indonesia sebagai majikan terdidik untuk mewujudkan kesejahteraan dalam arti yang sebenarnya.

Saat ini EKOTAMA CONSULTING menangani jasa konsultasi legal korporat dan manajemen usaha franchise. Pengusaha atau masyarakat umum yang tidak terkait langsung dengan bisnis franchise pun dapat menggunakan jasanya untuk membenahi manajemen usahanya. Sebab dengan kualitas layanan jasa sesuai standar franchise, dipastikan dapat diterapkan untuk segala jenis usaha biasa, bahkan jenis usaha konvensional yang sangat kuno sekalipun.

 

"Apa Saja Produk EKOTAMA CONSULTING?"

Ada dua bidang layanan jasa yang diberikan oleh Ekotama Consulting, yakni jasa konsultasi Legal Korporat dan jasa konsultasi Manajemen Usaha Franchise.

Jasa Konsultasi Legal Korporat, meliputi :

  • Konsultasi dan/atau pembuatan berbagai perjanjian usaha (kontrak bisnis), sesuai dengan azas Kebebasan Berkontrak di Indonesia, termasuk perjanjian usaha untuk kepentingan waralaba (franchise);
  • Konsultasi dan/atau pendampingan bagi pemilik atau pengelola usaha (direktur, manajer, dll) dalam melakukan perundingan bisnis dan/atau menuangkan hasil perundingan tersebut dalam bentuk draft perjanjian usaha;
  • Konsultasi dan/atau analisis legal berkaitan dengan kasus-kasus hukum yang dihadapi perorangan atau perusahaan dalam kaitannya dengan perjanjian yang akan atau telah dibuat dan ditandatangani;
  • Konsultasi dan/atau perundingan untuk menyelesaikan masalah-masalah hukum atau sengketa yang dihadapi perorangan atau perusahaan dengan pihak ketiga, berkaitan dengan perjanjian yang telah dibuat dan ditandatangani;
  • Penasehat pribadi eksekutif perusahaan dalam bidang legal korporat.

Jasa Konsultasi Manajemen Usaha Franchise, meliputi :

  • Konsultasi dan/atau pembuatan visi dan misi usaha;
  • Konsultasi dan/atau pembuatan struktur organisasi bisnis yang lengkap sesuai dengan bidang bisnisnya;
  • Konsultasi dan/atau pembuatan deskripsi pekerjaan karyawan yang jelas sesuai dengan posisi dalam struktur organisasinya;
  • Konsultasi dan/atau pembuatan peraturan perusahaan (perjanjian kerja bersama) yang dinamis untuk mendukung pertumbuhan perusahaan;
  • Konsultasi dan/atau pembuatan peraturan disiplin karyawan yang tegas yang berorientasi pada produktifitas perusahaan untuk jangka panjang;
  • Konsultasi dan/atau pembuatan perjanjian kerja karyawan yang fleksibel dan berorientasi pada penghargaan atas prestasi kerja karyawan;
  • Konsultasi dan/atau pembuatan sistem penghargaan dan hukuman (reward & punishment system);
  • Konsultasi dan/atau pembuatan sistem promosi dan demosi yang obyektif sesuai dengan prestasi kerja karyawan;
  • Konsultasi dan/atau pembuatan sistem regenerasi dan kaderisasi yang berorientasi untuk kemajuan perusahaan dalam jangka panjang;
  • Konsultasi dan/atau pembuatan sistem gaji dan kesejahteraan karyawan yang adil sesuai dengan prestasi kerja karyawan;
  • Konsultasi dan/atau pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) untuk mengoperasikan perusahaan secara modern dan menghasilkan keuntungan lebih banyak.
  • Konsultasi pembuatan Hak Atas Kekayaan Intelektual / HAKI (merek dagang, hak cipta, paten, rahasia dagang)
  • Konsultasi pembuatan prospektus bisnis khusus untuk bisnis yang akan dikerjasamakan dengan pola waralaba;
  • Konsultasi pengembangan usaha dengan membuka cabang (branch), penawaran peluang bisnis (business opportunity) atau menjual sistem waralaba (franchise);Konsultasi cara pembuatan ciri khas usaha untuk keperluan pengembangan bisnis dengan menjual sistem waralaba (franchise)
  • Konsultasi cara pembuatan duplikasi usaha yang mudah dan praktis;
  • Konsultasi cara pembuatan supporting management (dukungan manajemen) untuk usaha-usaha yang dikembangkan dengan pola waralaba.

 

"Dimana Terdapat EKOTAMA CONSULTING?"

Ekotama Consulting ada di hadapan Anda saat ini. Ya! Anda telah menemukannya! Konsultasi dan atau janji pertemuan dengan Suryono Ekotama dapat dilakukan dengan menghubungi langsung melalui nomor handphone 0813-9251-1000 atau melalui email : [email protected] atau [email protected].


Disclaimer :

  • Jika menghubungi via handphone tidak tersambung, mohon dapat mengirimkan email atau SMS (Short Message Service) untuk membuat janji bicara, sehingga ditemukan waktu bicara yang pas.
  • Konsultasi via SMS (Short Message Service) dapat tidak terjawab karena pertanyaan yang diajukan memerlukan jawaban panjang lebar, untuk itu Anda disarankan mengirim email atau tulis konsultasi di menu Konsultasi website ini yang terletak di pojok kanan atas.

 

"Bagaimana Cara Bekerjasama Dengan EKOTAMA CONSULTING?"

Suryono Ekotama membuka peluang seluas-luasnya kepada siapapun untuk bekerjasama dengan Ekotama Consulting. Hal ini tentu karena didasari dengan visi dan misi pribadi Suryono Ekotama seperti yang telah disebutkan diatas. Untuk mendapatkan kejelasan tentang kerjasama yang akan dilakukan, seyogyanya Anda menghubungi langsung atau membuat janji bertemu dengan Suryono Ekotama, melalui nomor handphone 0813-9251-1000 atau email : [email protected] atau [email protected].

Disclaimer :

  • Jika menghubungi via handphone tidak tersambung, mohon dapat mengirimkan email atau SMS (Short Message Service) untuk membuat janji bicara, sehingga ditemukan waktu bicara yang pas.
  • Konsultasi via SMS (Short Message Service) dapat tidak terjawab karena pertanyaan yang diajukan memerlukan jawaban panjang lebar, untuk itu Anda disarankan mengirim email atau tulis konsultasi di menu Konsultasi website ini yang terletak di pojok kanan atas.

 

 

Tuesday, 09 Jul 2019

PEMILU 2020 & SETERUSNYA

Pemilu serentak 2019 telah usai dengan berbagai problematikanya, meskipun sebenarnya problematika ini sifatnya klise, selalu terjadi berulang sejak pemilu-pemilu sebelumnya. Oleh karena itu, supaya kita tidak memelihara kebodohan abadi dan bangsa kita cepat maju dan berkembang, penyelenggaraan Pemilu 2020 dan seterusnya harus dibenahi. Apa saja yang penting untuk dibenahi? Mari kita lihat uraiannya berikut ini:

MENGGUNAKAN ALAT BANTU MESIN
Sekarang jaman teknologi. Sebagian besar pekerjaan manual sudah tergantikan oleh mesin. Mesin dibuat untuk meringankan pekerjaan manusia. Demikian pula seharusnya pemungutan suara ini. Pemungutan suara yang dilakukan dengan bantuan mesin akan lebih efektif dan efisien. Caranya mudah saja kok. Warga negara yang mau memilih tinggal datang ke TPS, kemudian kemudian melakukan scan sidik jari atau retinanya. Setelah itu pemilih tinggal memilih gambar kontestan pemilu yang dipilihnya melalui layar atau dengan cara menekan tombol nomor. Selesai. Singkat sekali dan tidak bisa diulang. Data langsung masuk ke penyelenggara pemilu tingkat pusat. Bayangan saya, mesin pemilu ini sesederhana mesin absensi sidik jari atau mesin ATM (ada layarnya). Bahkan saya berharap, suatu ketika nanti pemungutan suara dapat dilakukan melalui handphone, sehingga pemilih dapat leluasa menggunakan hak pilihnya tanpa harus libur dan mengorbankan produktifitasnya.
Apa manfaatnya cara seperti ini?
Pertama, petugas KPPS tidak kelelahan, karena pekerjaan manualnya terbantu mesin, sehingga dapat terhindar dari sakit atau kematian yang tidak perlu. Jumlah petugas juga dapat diminimalisir, sehingga sangat efisien dari sisi biaya dan mengurangi tingkat human error.
Kedua, proses pemilu lebih cepat selesai, sehingga tidak mengganggu stabilitas ekonomi dan politik. Tidak ada lagi sistem perhitungan bertingkat (berjenjang) yang berpotensi menimbulkan keresahan dan konflik.
Ketiga, mengurangi penggunaan kertas (go-green). Ramah lingkungan bukan?
Keempat, dalam jangka panjang sangat hemat biaya, karena mesin pemilu seperti ini dapat digunakan berkali-kali di pemilu berikutnya (bukan sekali pakai seperti kertas dan kardus).
Kelima, menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mengalami kemajuan, dari bangsa tradisional yang masih melakukan pemilihan secara manual dan selalu terjebak pada masalah yang sama, menjadi bangsa maju yang mampu memanfaatkan teknologi dan mampu meminimalisir masalah klise yang muncul. Ini lompatan kemajuan yang luar biasa.
Bagi orang yang anti kemajuan, pasti akan menolak dengan alasan tidak semua daerah dapat menggunakan teknologi seperti ini. Mengapa cara berpikirnya tidak dibalik? Jika tidak semua daerah dapat menggunakan teknologi seperti ini, bagaimana caranya supaya semua daerah dapat menggunakan teknologi maju seperti ini? Apa yang harus dilakukan? Sejelek-jeleknya, jika masih ada yang manual, prosentasenya tidak lebih dari 25%.

Wednesday, 08 May 2019

MEMILIH & DIPILIH

 

Banyak yang menduga saya golput gara-gara menulis artikel berjudul HAK dibawah. Padahal saya menulis artikel itu untuk meluruskan paham-paham demokrasi yang menyimpang. Memilih adalah hak, bukan kewajiban. Jika memilih adalah sebuah kewajiban, pasti ketentuannya sudah tercantum dalam undang-undang yang mengikat seluruh warga negara. Hak tidak dapat dipaksakan. Jika dipaksakan, tentu saja melanggar HAM dan menimbulkan masalah baru. Semoga para elit politik yang suka memaksakan kehendak dengan menakut-nakuti rakyat untuk memilih mereka, cepat sadar dan mau belajar kembali tentang demokrasi. Untuk menjadi bagian atau pemain dari demokrasi, kita harus memahami demokrasi itu sendiri luar dalam. Para penganut machstaat (negara berdasar kekuasaan) tidak layak hidup dalam negara demokrasi dan berbahaya bagi eksistensi demokrasi itu sendiri.

Thursday, 04 Apr 2019

HAK

 

Di negara demokrasi, memilih dan dipilih dalam sebuah event pemilu adalah HAK, bukan kewajiban. Setiap warga negara memiliki HAK UNTUK DIPILIH menjadi pemimpin bangsa, kecuali yang haknya dicabut oleh pengadilan karena tindak pidana yang dilakukannya. Sebaliknya, setiap warga negara juga memiliki HAK UNTUK MEMILIH pemimpin bangsa yang dapat mensejahterakan dirinya. Dengan demikian, pemilu diharapkan menjadi sebuah kontestasi yang adil dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara.

Namun ada saja kelakuan orang-orang yang tidak memahami demokrasi. Pikiran mereka terpapar oleh paham otoritarian (meskipun mereka mengingkarinya). Namun fakta yang terjadi secara kasat mata menggambarkan hal itu. Mereka dengan segala kewenangan dan jabatan yang melekat pada dirinya "memaksakan kehendak" kepada orang lain, mengubah hak menjadi kewajiban. Menurut paham mereka ini, memilih adalah kewajiban warga negara. Jika warga negara tidak melaksanakan "kewajiban" (versi mereka itu) dapat terkena sanksi. Begitu mereka menyebutkan sanksi, mereka tidak hanya "memaksakan kehendak" saja, tetapi juga "mengancam". Tentu saja ancaman ini muncul lagi-lagi karena kewenangan dan jabatan yang melekat pada dirinya. Tanpa kewenangan dan jabatan yang melekat pada dirinya itu, mereka bukanlah siapa-siapa, tidak memiliki kemampuan memaksakan kehendak dan mengancam warga negara lainnya.

Copyright 2009 - 2020 :: ekotama. All Rights Reserved.